Dinamika Politik Kota Sukabumi Jadi Sorotan

SUKABUMI – JABAR || Sukabumi.Journalistpolice.com – Dinamika politik Kota Sukabumi menjadi perhatian publik setelah munculnya aspirasi dan protes para Ketua RT dan RW se-Kota Sukabumi yang disampaikan di Gedung DPRD Kota Sukabumi.

Situasi ini dinilai berpotensi memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah apabila tidak segera ditangani melalui komunikasi yang terbuka dan kebijakan yang responsif.

Hal tersebut disampaikan tokoh pengamat politik, H. Wastaran, saat ditemui di kediamannya. Sosok yang dikenal sebagai salah satu pendiri organisasi mahasiswa nasionalis itu menilai kondisi politik di Kota Sukabumi saat ini memerlukan perhatian serius dari seluruh unsur pemerintahan maupun masyarakat.

BACA JUGA  Jumat Berkah, PPM Kota Sukabumi Konsisten Berbagi untuk Siswa Sekolah

Menurut H. Wastaran, dinamika yang berkembang harus dijadikan bahan evaluasi bersama agar tidak berkembang menjadi gejolak politik yang lebih besar di kemudian hari.

“Pati Jilid Dua bisa saja terjadi apabila semua pihak tidak melakukan evaluasi terhadap kondisi politik yang saat ini mulai memanas,” ujarnya.

Dalam pandangannya, perjalanan politik Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, sejak proses pencalonan hingga terpilih menjadi pemimpin daerah merupakan proses panjang yang lahir dari perjuangan besar para relawan, simpatisan, serta tim pendukung.

BACA JUGA  Tol Bocimi Seksi 3 Dibuka Fungsional, Waktu Tempuh Menuju Sukabumi Dipangkas

Namun setelah kurang lebih satu tahun pemerintahan berjalan, menurutnya mulai muncul berbagai dinamika yang memunculkan persepsi di tengah masyarakat. Ia menyoroti adanya figur-figur tertentu yang dianggap memiliki pengaruh dalam lingkar pemerintahan sehingga menjadi pembahasan publik.

Selain itu, H. Wastaran juga menyinggung isu penempatan sumber daya manusia, mutasi pegawai, hingga dugaan praktik transaksional yang selama ini ramai diperbincangkan masyarakat.

Menurutnya, berbagai isu tersebut perlu dijawab secara terbuka agar tidak berkembang menjadi spekulasi yang memperlemah kepercayaan publik.

BACA JUGA  Sejarah Singkat RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi, Satu Dekade Mengabdi untuk Negeri dengan Pelayanan Islami dan Inovatif

Meski demikian, ia menilai pemerintahan Kota Sukabumi selama ini berjalan relatif kondusif. Akan tetapi, sejumlah program disebut mengalami perubahan arah kebijakan, bahkan beberapa dinilai tidak lagi dilanjutkan sehingga memunculkan beragam respons dari masyarakat.

Situasi itu kemudian memicu tuntutan dari berbagai elemen, termasuk RT dan RW yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan. Wastaran juga menyoroti polemik terkait legalitas RT dan RW yang sempat menjadi pembicaraan publik.

Menurutnya, pernyataan mengenai hal tersebut berpotensi memunculkan kesalahpahaman serta memperlebar jarak komunikasi antara pemerintah dengan unsur masyarakat yang selama ini turut membantu roda pemerintahan.

BACA JUGA  OKP Pemuda Panca Marga Kota Sukabumi Jalin Silaturahmi dengan Warga di Bulan Suci Ramadhan

Ia menilai kondisi saat ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Bahkan, menurutnya terdapat indikasi sebagian pendukung pemerintahan mulai mengambil jarak, sementara sebagian pejabat di lingkungan pemerintah disebut belum sepenuhnya berani memberikan masukan secara terbuka terhadap kebijakan yang berjalan.

Terkait tuntutan RT dan RW, H. Wastaran menyebut sempat beredar informasi di media sosial mengenai realisasi sejumlah tuntutan pada akhir Mei 2026.

Namun, menurut informasi yang berkembang, realisasi tersebut dinilai belum sepenuhnya terpenuhi sehingga memicu kekecewaan di kalangan RT dan RW.

BACA JUGA  Desakan Lengserkan Wali Kota Sukabumi Menggema di DPRD

Akibat kondisi itu, sejumlah unsur RT dan RW dikabarkan berencana kembali menyampaikan aspirasi melalui aksi penyampaian pendapat sebagai bentuk dorongan kepada pemerintah agar memenuhi komitmen yang sebelumnya disampaikan.

Meski demikian, berbagai pihak berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog yang sehat, komunikasi terbuka, dan pendekatan persuasif agar tidak berkembang menjadi konflik politik yang lebih luas di Kota Sukabumi.

Kesimpulan

Dinamika yang berkembang di Kota Sukabumi menjadi pengingat pentingnya menjaga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Aspirasi RT dan RW sebagai bagian terdepan pelayanan publik dinilai perlu direspons secara konstruktif agar polemik tidak berkembang menjadi ketegangan politik berkepanjangan serta kepercayaan publik terhadap pemerintahan tetap terjaga.

Penulis:Abah Hamzah FKPK-RI Sukabumi

BACA JUGA  Di Akhir Bulan Suci Ramadhan, HPCI Sukabumi Chapter Bersama Warga Lalin “Berbagi Rasa”

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Top News

Pengurus SMSI Sukabumi Raya Periode 2025–2028 Resmi Dilantik di Pendopo Sukabumi

SUKABUMI – JABAR || Sukabumi.Journalistpolice.com – Setelah tertunda selama sekitar satu setengah tahun, Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya Periode 2025–2028 akhirnya...

Sejarah Singkat RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi, Satu Dekade Mengabdi untuk Negeri dengan Pelayanan Islami dan Inovatif

SUKABUMI - JABAR || Sukabumi.Journalistpolice.com – RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kota Sukabumi yang lahir dari pengalihan status Puskesmas Lembursitu...

Desakan Lengserkan Wali Kota Sukabumi Menggema di DPRD

SUKABUMI - JABAR || Sukabumi.Journalistpolice.com – Gejolak politik desakan untuk melengserkan Wali Kota di Kota Sukabumi kian memanas. Setelah menggelar aksi di Balai Kota,...

Pengukuhan HPCI Sukabumi Chapter Angkatan IV: Memperkuat Silaturahmi, Solidaritas dan Etika Berkendara

SUKABUMI - JABAR || Sukabumi.Journalistpolice.com – Semangat persaudaraan dan kebersamaan kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Sukabumi Chapter melalui kegiatan...

“Abah Anom” Nuruddin Zain Samsyi Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Periode 2026–2029

SUKABUMI - JABAR || Sukabumi.Journalistpolice.com – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi yang digelar pada Sabtu berlangsung aman, lancar, dan tertib. Dalam agenda...

Related news