SUKABUMI – JABAR || Sukabumi.Journalistpolice.com – Warga masyarakat di sepanjang jalur Jalan batas Kota Sukabumi hingga kawasan objek wisata Selabintana sampai Pondok Halimun (PH) mengaku resah akibat tumpukan sampah yang belum diangkut oleh petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.
Kondisi tersebut telah berlangsung selama kurang lebih 10 hari terakhir, bahkan sejak pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Tumpukan sampah terlihat di sejumlah titik dan menimbulkan bau tidak sedap serta mengganggu kenyamanan lingkungan, terutama bagi warga dan wisatawan.
“Kami sudah melaporkan masalah ini kepada petugas DLH setempat, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut,” ungkap Mumuh Muchtar, salah seorang tokoh masyarakat Selabintana saat ditemui awak media di kediamannya, Sabtu lalu.
Menurutnya, kondisi ini sangat memprihatinkan, terlebih kawasan tersebut merupakan jalur utama menuju destinasi wisata yang ramai dikunjungi saat libur Lebaran. Para wisatawan yang datang untuk menikmati suasana sejuk dan pemandangan alam justru disuguhi tumpukan sampah yang mengganggu.
Tumpukan sampah yang dikerumuni lalat dan mengeluarkan bau menyengat terlihat hampir di setiap titik jalur wisata. Bahkan, di tengah kondisi cuaca yang masih didominasi hujan, sampah plastik banyak yang terbawa arus hingga berserakan di jalan dan masuk ke saluran air.
Hal ini berpotensi menyumbat gorong-gorong dan memicu terjadinya banjir. Kondisi tersebut semakin memperburuk citra kawasan wisata yang seharusnya menjadi daya tarik utama daerah.
Warga pun mempertanyakan kinerja dan kesiapan pihak terkait dalam mengantisipasi lonjakan sampah saat momentum libur panjang. Mereka menilai perlu adanya perencanaan dan koordinasi yang lebih matang, khususnya antara DLH dan Dinas Pariwisata.
“Masyarakat membutuhkan lingkungan yang bersih dan sehat, sementara wisatawan membutuhkan kenyamanan serta keindahan alam. Jangan sampai persoalan sampah ini merusak semuanya,” tambahnya.
Warga juga mempertanyakan apakah pada masa pra dan pasca Lebaran terdapat kebijakan khusus terkait operasional petugas kebersihan, mengingat tidak terlihat adanya aktivitas pengangkutan sampah sejak hari H Idul Fitri.
Hingga berita ini diturunkan, pihak DLH Kabupaten Sukabumi belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon oleh pihak Journalistpolice.com juga belum mendapatkan respons.
(Abah Hamzah FKPK-RI Sukabumi)

